Kegiatan
Fakultas Pertanian Universitas Jember Aktif Berkontribusi di BioSat 2026
Published on: 21 Januari 2026 | Author: Zainul
Kegiatan
Published on: 21 Januari 2026 | Author: Zainul
Fakultas Pertanian Universitas Jember (Faperta UNEJ) kembali menunjukkan eksistensi dan kontribusi aktifnya di tingkat internasional melalui partisipasi dalam International Conference on Biodiversity, Science, and Technology (BioSat 2026). Konferensi ini diselenggarakan pada 15–16 Januari 2026 bertempat di Avani Khon Kaen Hotel & Convention Centre, Khon Kaen, dengan mengusung tema “The BCG Model for Sustainability and Community Development”.
Kegiatan BioSat 2026 menjadi forum ilmiah internasional yang diselenggarakan oleh Mahasarakam University yang mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk mendiskusikan peran pendekatan Bioeconomy, Circular Economy, and Green Economy (BCG) dalam mendukung keberlanjutan lingkungan serta penguatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam konferensi tersebut, tiga dosen Fakultas Pertanian Universitas Jember terlibat secara aktif dan strategis. Prof. Dr. M. Rondhi, Ph.D., selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas Jember, hadir sebagai Keynote Speaker. Sementara itu, Ali Wafa, dosen Program Studi Proteksi Tanaman, dan Ahmad Zainuddin, dosen Program Studi Agribisnis, berpartisipasi sebagai presenter dengan memaparkan hasil penelitian dan gagasan inovatif yang relevan dengan tema konferensi.
Dalam sesi keynote speech, Prof. M. Rondhi, Ph.D. menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendorong implementasi model BCG secara nyata di sektor pertanian. “Pendekatan BCG menjadi kunci dalam menjawab tantangan pertanian modern dimana pengelolaan pertanian di Indonesia menjadi contoh nyata sebagai contoh bagi kawasan, dengan tujuan tidak hanya untuk menjaga keberlanjutan sumber daya dan keanekaragaman hayati, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar untuk menghasilkan inovasi berbasis sains yang dapat diimplementasikan langsung di tingkat lapangan,” ungkapnya.
Ali Wafa, dosen Program Studi Proteksi Tanaman, mempresentasikan kajian yang berfokus pada pemanfaatan biodiversitas dan inovasi ramah lingkungan dalam mendukung sistem perlindungan tanaman berkelanjutan. Sementara itu, Ahmad Zainuddin dari Program Studi Agribisnis memaparkan hasil penelitian terkait pengembangan sistem dan model agribisnis yang adaptif, berdaya saing, serta sejalan dengan prinsip BCG untuk mendukung penguatan ekonomi masyarakat lokal.
Keikutsertaan dosen-dosen Fakultas Pertanian Universitas Jember dalam BioSat 2026 tidak hanya menjadi ajang diseminasi hasil penelitian, tetapi juga memperluas jejaring akademik internasional serta membuka peluang kolaborasi riset dan pengabdian kepada masyarakat lintas negara. Partisipasi ini sekaligus menegaskan komitmen Faperta UNEJ dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan dan berkontribusi aktif terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Melalui forum internasional ini, Fakultas Pertanian Universitas Jember terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang inovatif, adaptif, dan responsif terhadap tantangan global, khususnya dalam bidang pertanian, biodiversitas, dan pembangunan masyarakat berkelanjutan.
Dokumentasi Kegiatan :
Hendri | 24 April 2025
Hendri | 24 April 2025