Event FoSSA 2017

Event FoSSA 2017 »

Jajaran Pimpinan Fakultas Pertanian

Jajaran Pimpinan Fakultas Pertanian »

Tes Uji Kompetensi

Kerjasama FAPERTA UNEJ dengan BNSP »

Pembuatan bibit jamur tiram

Pembuatan bibit jamur tiram »

Suasana perkuliahan Pasca sarjana

Suasana perkuliahan Pasca sarjana »

Yudisium Fakultas Pertanian

Yudisium Fakultas Pertanian »

Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2)

Fakultas Pertanian Universitas Jember Tahun Akademik 2017/2018 »

Inagurasi PK2

»

Bimbingan Teknis

Produksi Komoditas Strategis Tahun 2017 »

Pelepasan Mahasiswa

Program Pendampingan APBN-P 2017 »

Forum Dekan Universitas Jember

FAPERTA, 23 Oktober 2017 »

 

UNIVERSITAS JEMBER BANTU PETANI KAKAO BLITAR

Setelah membantu pengembangan kopi di Jember dan daerah sekitarnya, kini para peneliti Universitas Jember membantu petani kakao yang ada di Blitar. Bantuan dalam bentuk program Pengabdian Masyarakat bertema Produksi Lemak Cokelat sebagai Bahan Dasar Makanan Berbasis Kakao Lokal, dilaksanakan di Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar (11/11). Menurut Prof. Yuli Hariyati, koordinator kegiatan, program pengabdian masyarakat yang dilakukan mengacu kepada rencana strategi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Jember yang memfokuskan pada beberapa produk perkebunan seperti kopi, kakao dan lainnya.

Menurut Prof. Yuli Hariyati, khalayak sasaran yang dipilih adalah petani kakao di Desa Slemanan, khususnya para perempuan yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Tani Makmur. “Secara garis besar ada tiga bidang yang kami bantu, yakni pengembangan agribisnis kakao rakyat melalui pengolahan biji kakao menjadi produk bernilai-tambah, upaya penguatan kelembagaan agribisnis kakao rakyat, serta upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani kakao rakyat melalui penguasaan beberapa teknologi pengolahan lanjut pada biji kakao,” katanya. Sementara tujuan spesifik yang ingin dicapai adalah secara gradual meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani kakao rakyat dalam hal kreasi nilai tambah biji kakao serta persiapan upaya peningkatan kapasitas kelembagaan organisasi petani pada umumnya.

Klik disini lebih detil

YUDISIUM CALON WISUDAWAN PERIODE 3 TAHUN AKADEMIK 2017/2018

WAJAH SUMRINGAH MAHASISWA FAPERTA UNEJ MENGIKUTI YUDISIUM
Wajah riang gembira tampak pada calon wisudawan Universitas Jember khususnya mahasiswa Fakultas Pertanian. Setelah dibacakan surat keputusan dekan, mereka seperti bebas dari tugas berat yang membelenggunya setiap hari.
Prosesi yudisium khusus calon wisudawan Universitas Jember berlangsung di Ruang Hall Fakultas Pertanian, Jum’at (3 Nopember 2017)
Ada 57 mahasiswa yang segera bergelar Sarjana Pertanian, dan 3 mahasiswa bergelar Magister.
“Tak terbayang bisa mengikuti yudisum,” kata Tirto (24), mahasiswi PS Magister Agronomi Fakultas Pertanian UNEJ, peraih indek prestasi komulatif (IPK) tertinggi 3,92.
Sigit Soeparjono memberikan pesan kepada mahasiswa yang lulus kuliah agar bisa menjadikan ilmu pengetahuan yang dapat bisa bermanfaat di masyarakat. Selain itu, jika sudah menjadi alumni tetap menjaga nama baik almamater UNEJ.
“Selama di kampus yang dihadapi hanya dosen. Nanti kalau sudah di masyarakat yang akan dihadapi lebih kompleks,” imbuh Dekan Fakultas Pertanian UNEJ.
Dalam wawancara singkat, Tirto,SP., MP, menyatakan rasa lega dan bahagia karena mendapat predikat lulus “Dengan Pujian”, hal tersebut tidak lain adalah karena perjuangan dan kerja keras dan yang terpenting adalah karena dukungan keluarga. Tirto juga menyatakan rasa terimakasihnya kepada Fakultas Pertanian, yang telah mengantarkannya menuju gerbang selanjutnya yakni mencari pekerjaan terbaik.
Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Pertanian memberikan penghargaan kepada 3 mahasiswa terbaik yang terdiri dari 1 mahasiswa Pasca Sarjana Fakultas Pertanian (S2) yang memperoleh predikat “Dengan Pujian” yakni Tirto, SP. MP,(IPK 3,92), 1 mahasiswa program reguler Strata 1 (S1) Agroteknologi yang memperoleh predikat “Dengan Pujian” yakni Dina Ajeng Elisti, SP, (3,70), dan 1 dari Agribisnis Tri Dessy Neni Sari (IPK 3,87).

WORKSHOP IMPLEMENTASI KEGIATAN GUGUS PENJAMINAN MUTU

Dalam rangka pembudayaan mutu di Lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Jember yang menjadi dasar penyelenggaraan kegiatan Workshop Implementasi Kegiatan Gugus Penjaminan Mutu pada tanggal 28 Oktober 2017 dan 3 November 2017 bertempat di Ruang Hall dan Ruang Sidang Lantai 2 Fakultas Pertanian Universitas Jember.
Kegiatan ini diikuti oleh Dekan, Wakil Dekan Bidang Akademik, Wakil Dekan Bidang Umum dan BMN, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni,Ketua Program Studi, Ketua dan Sekretaris Jurusan, Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Sub Bagian serta tenaga pendidik perwakilan masing-masing bagian.

Materi dapat diunduh disini 

(terproteksi oleh sandi yang dapat diperoleh di GPM Fakultas Pertanian Universitas Jember)

PENGUMUMAN MAGANG PROFESI SEMESTER GENAP 2017/2018

Disampaikan dengan hormat bagi mahasiswa yang akan memprogramkan Magang Profesi pada Semester Genap Tahun Akademik 2017/2018 diharapkan untuk segera mendaftar ke Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Pertanian Universitas Jember pada Jam Kerja mulai Senin, 16 Oktober 2017 s/d Senin, 23 Oktober 2017.

Adapun syarat-syarat yang harus dipenuhi adalah :
1. Mengisi formulir yang disediakan (disetujui dosen wali)
2. Pada saat mendaftar telah menyelesaikan mata kuliah sebanyak 100 SKS dengan IPK>2,00 dan PP>85% (menyerahkan KHS terakhir)
3. Menyerahkan surat pernyataan bersedia memprogram dan melaksanakan kegiatan Magang Profesi pada Semester Genap Tahun Akademik 2017/2018 sesuai Pedoman Magang Profesi Fakultas Pertanian Universitas Jember yang berlaku
4. Menyerahkan surat pernyataan bersedia tinggal di wilayah kerja lokasi Magang Profesi dan melaksanakan ketentuan/peraturan yang berlaku di lokasi Magang Profesi
5. Pembekalan direncanakan setelah Ujian Akhir Semester yakni Bulan Desember 2017
6. Pada akhir pembekalan diberikan ujian pembekalan tentang : tata laksana magang profesi, pengetahuan tentang lokasi magang, dan teori yang terkait dengan bidang pekerjaan yang akan dilakukan di tempat magang. Nilai ujian pembekalan menjadi bagian dari nilai akhir kegiatan Magang Profesi.
7. Diharapkan sebelum pembekalan magang, mahasiswa sudah mempelajari profil instansi/perusahaan tempat magang (bisa dari Laporan Magang Profesi) dan teori-teori terkait dengan bidang pekerjaan yang akan dikerjakan di instansi/perusahaan tempat Magang Profesi.
8. Untuk pendidikan karakter kemandirian dan tanggung jawab dalam perencanaan/program, mahasiswa yang telah mendaftar Program Magang Profesi pada Semester Genap Tahun Akademik 2017/2018 (Januari-Juni 2018), maka jika ybs :
a. mengundurkan diri
b. tidak memenuhi pernyataan/pakta integritas Magang Profesi
c. tidak mengikuti Pembekalan Magang
d. tidak Program KRS
e. tidak melaksanakan Magang Profesi pada Semeester Genap 2017/2018
maka Nilai Magang Profesi yang diprogramkan selanjutnya maksimum “B”
9. Untuk pendidikan karakter ketangguhan, kemampuan adaptasi/siap bekerja dengan siapa saja, maka lokasi dan kelompok ditentukan oleh Komis Magang Profesi.
10. Magang Profesi adalah Mata Kuliah Unggulan Fakultas Pertanian Universitas Jember agar mahasiswa :
a. Memiliki pengalaman bekerja secara profesional;
b. Menunjukkan kompetensi/profesionalitas mahasiswa di dunia kerja pertanian, sehingga menjadi sumber daya manusia yang dibutuhkan oleh stakeholder tempat Magang Profesi;
c. Mendapatkan ide/gagasan ilmiah untuk merancang manajemen/teknologi yang dibutuhkan stakeholder tempat Magang Profesi. Oleh karena itu mahasiswa wajib fokus pada implementasi kegiatan Magang Profesi dan dilarang keras melaksanakan kegiatan akademik lainnya;

Mahasiswa yang berminat Magang Profesi ke : a).PT. Astra Agrolestari/Kebun Kelapa Sawit; b).PT Kusuma Agrowisata; c).Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian Bogor; dan d).Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu, harap konsultasi dengan Komisi Magang pada jam kerja paling lambat tanggal 25 Oktober 2017.

Komisi Magang Profesi
Ir. Marga Mandala, M.P., Ph.D.
NIP 196211101988031001

FORM PENDAFTARAN MAGANG PROFESI

SURAT KESEDIAAN MEMPROGRAM DAN MELAKSANAKAN MAGANG PROFESI

SURAT KESEDIAAN BERTEMPAT TINGGAL DI WILAYAH KERJA

PELEPASAN MAHASISWA PROGRAM PENDAMPINGAN APBN-P 2017

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian akan melibatkan ribuan mahasiwa untuk mendampingi petani guna memastikan peningkatan produksi pertanian.
“Akhir tahun ini dari Universitas Jember khususnya Fakultas pertanian akan menerjunkan 30 pendamping petani dari unsur mahasiswa, 3 dosen pembimbing , yang tersebat di Jember, Situbondo dan Banyuwnagi, kata Dekan Fakultas Pertanian Universitas Jember pada acara Pelepasan Mahasiswa Program Pendampingan Petani APBN-P 2017, Senin (2/9).
Dalam Rapat Koordinasi Program Pendampingan Mahasiswa/Alumni/Pemuda Tani APBNP 2017 itu, ia mengatakan ribuan pendamping pertanian dari 40 perguruan tinggi mitra Kementan dan tujuh Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) akan mulai ke lahan pertanian pada September hingga November 2017.
“Kami yakin meski waktu pelaksanaannya sangat singkat, namun akan efektif jika dilakukan secara optimal,” ujarnya.
Keterlibatan mahasiswa, dosen, menurut dia, untuk memastikan terealisasinya inovasi di bidang pertanian. Dengan upaya itu, kata dia, juga diyakini mampu mendukung terwujudnya Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045.
Ia menyatakan ada beragam kegiatan akan dilakukan dalam pendampingan itu, di antaranya menggerakkan kelompok tani untuk menerapkan teknologi tepat guna, hingga membantu membangun jejaring agribisnis dan kemitraan petani dengan pelaku usaha.
Sementara itu Wakil Rektor I Universitas Jember Drs. Zulfikar, PhD. dalam sambutan pelepasannya, mengatakan sangat optimistis melalui pendampingan itu akan membantu memperkuat sistem agribisnis dari hulu ke hilir, bukan hanya pada komoditas padi, jagung dan kedelai (pajale), namun juga seluruh tanaman hortikultura seperti cabai, bawang merah serta bawang putih.
Lebih lanjut dekan mengatakan “Program ini merupakan program besar dalam rangka membangun sektor pertanian guna meningkatkan kemampuan produksi pertanian kita, supaya nasib pertanian kita tidak terus menerus tergantung pada impor oleh karena itu kegiatan ini sangat mulia”
“Kalau dulu kan hanya fokus pada tanaman tertentu saja. Sekarang kami akan prioritaskan semua termasuk seluruh tanaman hortikultura sehingga Indonesia tidak perlu impor lagi,” katanya menambahkan.