Category Archives: Uncategorized

PANDUAN PELAKSANAAN MAGANG PROFESI

Panduan Pelaksanaan Magang Profesi ini Digunakan sebagai Petunjuk Pelaksanaan Magang Profesi bagi Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember.

Sebagai matakuliah wajib fakultas Program Sarjana S1, magang profesi wajib dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember Program Sarjana S1, baik dari Program Studi  Agroteknologi maupun Agribisnis dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Mahasiswa dapat memprogram matakuliah Magang Profesi  apabila telah mengumpul-kan sekurang-kurangnya 100 SKS dengan IPK ≥ 2,0 dan PP ≥  85%.
  2. Mahasiswa yang akan melaksanakan magang profesi wajib memprogramkan magang profesi pada semester pelaksanaan magang profesi.
  3. Magang Profesi diprogramkan pada semester gasal dan genap, yang pelaksanaannya dapat dilakukan pada masa liburan akademik.
  4. Apabila Magang profesi dilaksanakan pada waktu liburan akhir tahun akademik (Juli – Agustus), maka mahasiswa boleh menempuh SKS sesuai dengan IP yang diperoleh. Jika dilaksanakan pada libur antar semester (Januari-Pebruari), tidak boleh memprogramkan kegiatan perkuliah semester genap.
  5. Pada saat melaksanakan kegiatan Magang Profesi, mahasiswa tidak boleh melaksanakan kegiatan: perkuliahan/Kuliah Kerja/Skripsi.
  6. Magang Profesi dilaksanakan sekurang-kurangnya selama 45 hari disesuaikan dengan kondisi lapangan dan atau  jenis  pekerjaan yang dipilih.
  7. Magang Profesi dilaksanakan pada lembaga/instansi pemerintah atau swasta yang berbadan hukum yang berbasis/ mengelola  bidang pertanian.
  8. Tempat magang profesi ditentukan oleh komisi magang profesi,
  9. Setiap mahasiswa akan dibimbing oleh dosen pembimbing magang yang ditetapkan oleh Dekan Fakultas Pertanian atas usulan   Komisi Magang Profesi dan instruktur  dari instansi tempat magang yang diberi kewenangan oleh pimpinan instansi tempat magang
  10. Biaya Magang Profesi Tahun 2017 bagi mahasiswa angakatan tahun 2012 dan sebelumnya ditanggung oleh mahasiswa yang bersangkutan,  besarnya  ditetapkan  oleh Komisi Magang, dan pengelolaannnya oleh Komisi Magang. Fakultas membantu biaya administrasi, sedang untuk mahasiswa angkatan tahun 2013 dibiayai DIPA Fakultas Pertanian Universitas Jember tahun Anggaran 2017.
  11. Peserta magang Profesi wajib mengikuti pembekalan magang sebelum pelaksanaan magang pada semester yang diprogramkan. Jika program Magang Profesi batal dilaksanakan padahal sudah diprogramkan, maka mahasiswa tersebut wajib mengikuti pembekalan lagi jika memprogramkan lagi Magang Profesi.

Hal-hal  yang belum tercantum dalam ketentuan umum ini akan diatur tersendiri dan diinformasikan kemudian oleh Komisi Magang Profesi .

Daftar peserta_magang_Des2017_Jan2018_Komisi

Form -1 Bukti Kelengkapan Nilai Magang Profesi

Form -2 Nama Instruktur Magang Profesi

Form pendaftaran dan pernyataan MP GENAP 2017-18

Pengumuman Pelaporan Magang Profesi 2018

Pernyataan Mahasiswa Magang Profesi

 

NOTA KESEPAHAMAN DENGAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS JAMBI

Eksistensi perguruan tinggi memiliki peranan yang sangat penting dalam memengaruhi perubahan-perubahan suatu masyarakat. Perguruan tinggi juga dapat mengembangkan model pembangunan yang benar-benar berbasis pada keilmuan disertakan sumberdaya lokal dalam kerangka sistem nilai budaya bangsa, membangun basis-basis pengembangan keilmuan yang benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Sebagai upaya untuk mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, maka Fakultas Pertanian Universitas Jember dengan Fakultas Pertanian Universitas Jambi melakukan kerja sama yang dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama yang ditanda tangani oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Jember, Ir. Sigit Soeparjono, MS., Ph.D. dengan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Jambi, Dr. Ir. Ahmad Riduan, M.Sc bertempat di Ruang Sidang Dekanat Lantai 2 Fakultas Pertanian Universitas Jember pada Hari Senin, Tanggal 4 Desember 2017.
Bapak Ir. Sigit Soeparjono, MS., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas Jember dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu tujuan kerjasama Faperta Universitas Jember dengan Faperta Universitas Jambi ini adalah melahirkan sumber daya manusia yang memiliki semangat juang tinggi, pemikiran-pemikiran yang kritis, kreatif mandiri, dan inovatif. Selain itu, melalui nota kesepahaman ini disepakati beberapa kerjasama dalam rangka merespon perubahan global yang sangat dinamis, mengembangkan pusat-pusat pengembangan masyarakat dengan memanfaatkan sumberdaya dan nilai-nilai lokal yang ada, membantu pengembangan kebijakan strategis terhadap legislatif dan eksekutif serta mengontrol implementasi kebijakan-kebijakan tersebut.
Diakhir sambutannya Dekan berharap semoga dengan adanya nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerjasama Fakultas Pertanian Universitas Jember dengan Fakultas Pertanian Universitas Jambi akan terus berkembang pesat dalam konteks peningkatan mutu sumber daya manusia, untuk alih teknologi dan manajemen berbasis Teknologi Informasi.
Dalam kegiatan tersebut hadir Wakil Dekan 1,2 dan 3, Ketua Program Studi, Ketua Jurusan, Ketua Program Magister, dan Ketua Program Doktor, Kabag dan Kasub di lingkup Fakultas Pertanian Universitas Jember.

UNIVERSITAS JEMBER BANTU PETANI KAKAO BLITAR

Setelah membantu pengembangan kopi di Jember dan daerah sekitarnya, kini para peneliti Universitas Jember membantu petani kakao yang ada di Blitar. Bantuan dalam bentuk program Pengabdian Masyarakat bertema Produksi Lemak Cokelat sebagai Bahan Dasar Makanan Berbasis Kakao Lokal, dilaksanakan di Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar (11/11). Menurut Prof. Yuli Hariyati, koordinator kegiatan, program pengabdian masyarakat yang dilakukan mengacu kepada rencana strategi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Jember yang memfokuskan pada beberapa produk perkebunan seperti kopi, kakao dan lainnya.

Menurut Prof. Yuli Hariyati, khalayak sasaran yang dipilih adalah petani kakao di Desa Slemanan, khususnya para perempuan yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Tani Makmur. “Secara garis besar ada tiga bidang yang kami bantu, yakni pengembangan agribisnis kakao rakyat melalui pengolahan biji kakao menjadi produk bernilai-tambah, upaya penguatan kelembagaan agribisnis kakao rakyat, serta upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani kakao rakyat melalui penguasaan beberapa teknologi pengolahan lanjut pada biji kakao,” katanya. Sementara tujuan spesifik yang ingin dicapai adalah secara gradual meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani kakao rakyat dalam hal kreasi nilai tambah biji kakao serta persiapan upaya peningkatan kapasitas kelembagaan organisasi petani pada umumnya.

Klik disini lebih detil